Tampilkan postingan dengan label NetizenNu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NetizenNu. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Februari 2017

Dubes Denmark Ajak NU Kerja Sama Kampanye Perdamaian

Jakarta, NU Online. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Rabu (20/1) siang ini, menerima kunjungan dari Kedutaan Besar Denmark. Rombongan yang diterma pengurus harian PBNU membincang isu terorisme dan penjajakan kerja sama antara kedua belah pihak.

Dubes Denmark Casper Klynge yang datang bersama tiga stafnya menyampaikan bela sungkawa atas tragedi teror di Jalan MH Thamrin, Jakarta, beberapa waktu lalu. Ia berkeyakinan bahwa terorisme bukan wajah asli Indonesia.

Dubes Denmark Ajak NU Kerja Sama Kampanye Perdamaian (Sumber Gambar : Nu Online)
Dubes Denmark Ajak NU Kerja Sama Kampanye Perdamaian (Sumber Gambar : Nu Online)


Dubes Denmark Ajak NU Kerja Sama Kampanye Perdamaian

Kami tetap akan bersatu bersama Indonesia dalam hal perang terhadap terorisme, ujarnya di hadapan Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua PBNU H Marsudi Syuhud, dan Bendahara Umum H Bina Suhendra di kantor PBNU, Lantai 3, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta.

NU Online

Casper Klynge mengapresiasi NU juga ormas-ormas Islam moderat di Indonesia yang konsisten berjuang membina dan mendorong masyarakat tentang pentingnya toleransi dan perdamaian. Ia menawarkan, suatu saat warga muslim dari NU berkunjung ke Denmark untuk mengenalkan gagasan Islam Nusantara yang dinilai menjunjung tinggi perdamaian.

Marsudi menjelaskan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ini melalui media nasional dan internasional. Bahkan, katanya, akhir pekan lalu PBNU telah menghimpun para pimpinan 12 ormas Islam dan lintas agama untuk bersama-sama menyerukan perang terhadap terorisme dan radikalisme dalam sebuah apel bela negara.

NU Online

Ia juga mengusulkan Kedubes Denmark bisa menerjemahkan buku-buku yang dikarang para penulis NU ke dalam bahasa yang mudah dicerna warga Denmark. Marsudi yakin, ajaran moderat yang terkandung di dalamnya dapat menjadi jalan keluar bagi gejala ekstremisme di sana.

Ketum PBNU merespon positif ajakan kerja sama tersebut. Ia menjelaskan, Islam Nusantara sejatinya hanya penegasan kembali tentang Islam yang menghargai jati diri kebangsaannya. Hal ini yang menurutnya tak ada di Timur Tengah.

Di Timur Tengah, jika ada seorang ulama maka ia bukan nasionalis. Bila ada seorang nasionalis maka ia bukan ulama. Tapi di Indonesia, keduanya bisa kita temukan, ujarnya. (Mahbib)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/65135/dubes-denmark-ajak-nu-kerja-sama-kampanye-perdamaian

NU Online

Selasa, 05 Juli 2016

Jika Masuk NU, Niati untuk Perbaiki Diri

Jember, NU Online. Kalau mau menjadi anggota NU, niatilah untuk mencari ridlo Allah. Jangan berniat mencari sesuatu selain itu. Sebab, ketika berniat mencari sesuatu, pasti tidak akan didapat. Hal tersebut dikemukakan Ketua PCNU Jember, KH Abdulah Syamsul Arifin dalam sebuah acara pengajian Aswaja di Kaliwates, belum lama ini.

Menurutnya, jika berniat mencari keuntungan duniawi lewat NU, biasanya tidak akan pernah tercapai. Sebab, NU bukan lembaga profit. "Tapi jangan khawatir jika bekerja untuk NU dengan ikhlas, keuntungan dunia pasti mengikuti. Itu namnya barokah. Ini fakta," terang Gus Aab, sapaan akrabnya Rabu (31/8).

Jika Masuk NU, Niati untuk Perbaiki Diri (Sumber Gambar : Nu Online)
Jika Masuk NU, Niati untuk Perbaiki Diri (Sumber Gambar : Nu Online)


Jika Masuk NU, Niati untuk Perbaiki Diri

Ia lalu menceritakan sisi barokah NU yang dia rasakan sebagai Ketua NU. Dikatakannya, dalam menghadiri undangan apa pun yang atas nama NU, ia mengaku tak pernah menggunakan kas NU, tapi uang pribadi.

Namun, lanjutnya, uang tersebut pasti diganti oleh Allah di tempat lain dengan cara yang lain pula. "Saya misalnya diundang ke kantor PWNU Jawa Timur, saya pakai uang sendiri untuk ongkos, tapi pulangnya insyaallah saya dapat lebih banyak dari ongkos yang saya keluarkan, karena saya masih mampir di sekian tempat untuk mengisi pengajian," tukasnya sambil tersenyum.

NU Online

NU Online

Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Jember itu lalu menyinggung kata-kata bijak yang sering diucapkan almarhum KH Muchit Muzadi terhadap pengurus NU. Katanya, kalau masuk atau menjadi pengurus NU, jangan berkata ingin membesarkan NU. NU tidak perlu dibesarkan. Sebab, NU sudah besar.

"Yang penting kita masuk NU, niat dandani awak. Ingin membenahi diri. Karena di NU kita berkumpul dengan ulama dan orang saleh. Itu kata Kiai Muchit. Jadi, dengan masuk NU, niat utama kita memperbaiki diri dulu. Lebih dari itu, NU menjadi kontrol sosial bagi kita. Kita jadi malu untuk berbuat yang tidak-tidak, apalagi pengurus," terangnya. (aryudi a razak/ abdullah alawi)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/70883/jika-masuk-nu-niati-untuk-perbaiki-diri

NU Online

Jumat, 19 Desember 2014

Worlds sufis will hold meeting in Pekalongan

Jakarta, NU Online. As a preparatory step ahead of an international sufi meeting (Multaqa Sufi Alami), the leaders of sufi orders (tariqa) from various countries are scheduled to gather in Pekalongan, Central Java, on January 14, 2013. They will immediately formulate concepts to establish a worldwide tariqa organization.

"Those who are from( such countries as) Egypt, Syria, Sudan, and UEA, will be in Pekalongan," Secretary of the organizing committee Ali Abdillah told NU Online by phone on Friday (4/1).

Worlds sufis will hold meeting in Pekalongan (Sumber Gambar : Nu Online)
Worlds sufis will hold meeting in Pekalongan (Sumber Gambar : Nu Online)


Worlds sufis will hold meeting in Pekalongan

As reported, one of the main agenda of the Multaqa Sufi Alami initiated by the Ahlit Thariqah al-Mutabaroh an-Nahdliyah (Jatman) is establishing a worldwide tariqa organization. To finalize the concept, founding boards (majlis tasis) from various countries will hold a meeting in Pekalongan.

NU Online

According to the Mudir Aam Idarah Aliyah (supreme leader) of Jatman, KH Abdul Muthi, sufi order organization at the international level is needed to unify any sufi order from different parts of the world having not been well-organized. The purposeful establishment of the organization is aimed at upholding the importance of monotheism in addition to helping create world peace.

The much-awaited forum will reportedly be held on January 27, 2013 at the Jakartas Borobudur Hotel. This momentous event will be attended by some 400 Sufis around the world.

NU Online

Editor : Sudarto Murtaufiq

Writer : Mahbib Khoiron

Dari (National) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/41599/world039s-sufis-will-hold-meeting-in-pekalongan

NU Online

Kamis, 04 Desember 2014

Gandeng Bank Mandiri, PCINU Hong Kong Luncurkan BPZI

Hong Kong, NU Online. Bertempat di Aula Masjid Kowloon, Hong Kong Sabtu (23/4) lalu, PCINU Hongkong (HK) menyelenggarakan acara silarahim akbar (Silakbar) yang diisi dengan pembacaan manaqib dan pengukuhan pengurus ranting NU di bawah naungan PCINU HK masa khidmat 2016/2017 disertai launching program mandiri club Badan Pengelolaan Zakat Infaq dan Shadaqah (BPZIS).

Acara yang dihadiri oleh perwakilan dari 9 Cabang Ranting NU di seluruh Hong Kong, dan perwakilan KMNU Hong Kong serta beberapa perwakilan majelis talim dan ratusan jamaah berlangsung dengan lancar .

Gandeng Bank Mandiri, PCINU Hong Kong Luncurkan BPZI (Sumber Gambar : Nu Online)
Gandeng Bank Mandiri, PCINU Hong Kong Luncurkan BPZI (Sumber Gambar : Nu Online)


Gandeng Bank Mandiri, PCINU Hong Kong Luncurkan BPZI

Rais Syuriah PCINU HK Teguh Subaryanto dalam sambutannya mengenalkan program kerja baru yang di sponsori oleh Bank Mandiri yaitu Santri Ngabdi, 1000 Dai Memakmurkan Negeri.

NU Online

"Akan ada dua Ustadz dan dua Ustadzah setiap empat bulan sekali yang sengaja didatangkan dari Indonesia untuk mengisi taushiyah dan acara di Hong Kong juga melayani umat NU di Hong Kong nantinya, ujar Teguh.

Teguh juga menyampaikan beberapa pesan dan harapan kepada seluruh warga NU yang tinggal di Hong Kong untuk menjaga kebersamaan antarumat Islam, bersama sama menyukseskan program-program kerja NU Hong Kong yang telah disusun pasca pemilihan kepengurusan baru.

"Mari kita ikut menyukseskan program kerja NU Hong Kong yang telah di susun pasca pemilihan kepengurusan baru. Kita tingkatkan kerja sama yang baik antar seluruh ranting ranting NU di Hong Kong, juga ikut serta menyuksekan kerja sama antara PCNU Hongkong dengan Bank Mandiri," pungkas Teguh.

NU Online

Dalam kegiatan yang dihelaat di Aula Masjid Kawloon juga di bacakan SK PBNU tentang Surat Keputusan Pengesahan PCINU HK masa khidmat 2016/2017 no 54/A.II.04.d/04/2014 oleh Abdul Razak ketua terpilih PCINU HK 2016. Dan di lanjutkan pengukuhan dan doa oleh Ustadz Abdul Muhaimin Karim.

Ustadz Abdul Muhaimin Karim juga memberikan bekal kepada para ketua ranting NU di Hong Kong bagaimana cara menjadi pemimpin dalam berorganisasi. (Ika Failani/Fathoni)

Dari (Internasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/67671/gandeng-bank-mandiri-pcinu-hong-kong-luncurkan-bpzi

NU Online

Minggu, 02 Februari 2014

Hukum Kesaksian Orang Untuk Jenazah yang Baik dan Tidak Baik

NU Online - Kesaksian Untuk Jenazah Yang Baik dan Tidak Baik. Syaikh Syamsuddin ar-Ramli yang juga diberi gelar Syafi'i Shaghir berkata:

ﻭﻓﻲ اﻟﻤﺠﻤﻮﻉ ﻋﻦ اﻟﺒﻨﺪﻧﻴﺠﻲ ﺃﻧﻪ ﻳﺴﻦ ﻟﻤﻦ ﻣﺮﺕ ﺑﻪ ﺟﻨﺎﺯﺓ ﺃﻥ ﻳﺪﻋﻮا ﻟﻬﺎ ﻭﻳﺜﻨﻰ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﺇﻥ ﻛﺎﻧﺖ ﺃﻫﻼ ﻟﺬﻟﻚ

Hukum Kesaksian Orang Untuk Jenazah yang Baik dan Tidak Baik - NU Online
Hukum Kesaksian Orang Untuk Jenazah yang Baik dan Tidak Baik - NU Online


Hukum Kesaksian Orang Untuk Jenazah yang Baik dan Tidak Baik

Dijelaskan dalam kitab Al-Majmu' dari al-Bandaniji bahwa dianjurkan bagi seseorang yang bertemu dengan jenazah untuk mendoakan dan memuji dengan kebaikan, jika tergolong orang baik. Namun sering ditanyakan: "Bagaimana jika di kampung ada yang meninggal, padahal sudah tahu semua kalau dia bukan orang baik?". Jawabnya bagi yang tahu jangan memberi kesaksian, cukup berdiam diri. Hal ini berdasarkan syarah Imam Syibramalisi atas catatan tersebut:

(ﻗﻮﻟﻪ: ﺇﻥ ﻛﺎﻧﺖ ﺃﻫﻼ ﻟﺬﻟﻚ) ﺃﻱ ﻓﺈﺫا ﻛﺎﻧﺖ ﻏﻴﺮ ﺃﻫﻞ ﻓﻬﻞ ﻳﺬﻛﺮﻫﺎ ﺑﻤﺎ ﻫﻲ ﺃﻫﻞ ﻟﻪ ﺃﻭ ﻻ ﻳﺬﻛﺮ ﺷﻴﺌﺎ ﻧﻈﺮا ﺇﻟﻰ ﺃﻥ اﻟﺴﺘﺮ ﻣﻄﻠﻮﺏ، ﺃﻭ ﻳﺒﺎﺡ ﻟﻪ ﺃﻥ ﻳﺜﻨﻲ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﺷﺮا ﻛﻤﺎ ﻫﻮ ﻣﻘﺘﻀﻰ اﻟﺤﺪﻳﺚ «ﻣﺮ ﺑﺠﻨﺎﺯﺓ ﻓﺄﺛﻨﻲ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﺧﻴﺮا ﻓﻘﺎﻝ ﻭﺟﺒﺖ، ﻭﻣﺮ ﺑﺠﻨﺎﺯﺓ ﻓﺄﺛﻨﻲ ﻋﻠﻴﻪ ﺷﺮا ﻓﻘﺎﻝ ﻭﺟﺒﺖ» ﻭﻟﻢ ﻳﻨﻬﻬﻢ ﻋﻦ ﺫﻟﻚ؟ ﻓﻴﻪ ﻧﻈﺮ، ﻭاﻷﻗﺮﺏ اﻟﺜﺎﻧﻲ ﺃﺧﺬا ﻣﻤﺎ ﻳﺄﺗﻲ ﻣﻦ ﺃﻥ اﻟﻐﺎﺳﻞ ﻟﻮ ﺭﺃﻯ ﻣﺎ ﻳﻜﺮﻩ ﻣﻦ اﻟﻤﻴﺖ ﻳﻜﺘﻤﻪ

NU Online

Jika tidak baik bagaimana, apakah (1) menyebut sesuai keadaan mayit (2) tidak menyebut apapun karena anjuran menutupi aib mayit, atau (3) boleh menyebut keburukannya seperti hadis: "Nabi bertemu dengan jenazah lalu dipuji, Nabi bersabda: "Baginya surga". Nabi juga berjumpa dengan jenazah lain yang dihujat, Nabi bersabda: "Baginya neraka" (HR al-Bukhari) dan Nabi tidak melarangnya.

Pendapat yang lebih kuat adalah No 2. Berdasar dalil bahwa orang yang memandikan mayit hendaknya tidak menceritakan keburukan yang ia temui saat memandikan jenazah" (Hasyiah ala Nihayat al-Muhtaj 2/467) [NU Online]

Ma'ruf Khozin, pengasuh Kajian Aswaja Majalah AULA

NU Online

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/08/hukum-kesaksian-orang-untuk-jenazah-yang-baik-dan-yang-tidak-baik.html

Jumat, 12 Oktober 2012

GP Ansor Demak Deklarasi Tolak ISIS

Demak, NU Online. Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Demak kembali menegaskan penolakan terhadap kelompok garis keras pendukung Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Kali ini penolakan dilakukan dengan mengadakan Deklarasi Tolak ISIS di Desa Pasir, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, Jateng.

Acara yang dikemas dalam acara Selapanan dan Pra-Apel Akbar pada Ahad (29/03) ini diikuti sekitar 500 anggota inti GP Ansor dan dihadiri salah satu tokoh NU setempat KH Abu Mansur, Kasat Binmas Budi MK, dan beberapa jajaran Polres Demak lainnya.

GP Ansor Demak Deklarasi Tolak ISIS (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Demak Deklarasi Tolak ISIS (Sumber Gambar : Nu Online)


GP Ansor Demak Deklarasi Tolak ISIS

Ketua PC GP Ansor Demak H Abdurrahman Kasdi menegaskan bahwa ideologi ISIS bukan ideologi Islam, pembunuhan terhadap sesama Muslim dan atas non-Muslim yang terjadi di Irak dan Syria juga tidak bisa dibenarkan.

NU Online

Kami mengimbau pada semua jajaran Ansor dan Banser (Barisan Ansor Serbaguna) baik di Kabupaten, Kecamatan dan Desa untuk membentengi ajaran Islam yang rahmatan lil alamin dengan ideologi Aswaja dari rongrongan ISIS, ujarnya sembari meminta kepada ormas Islam dan para ulama untuk membentengi umat dari paham kelompok garis keras tersebut.

Abdurrahman Kasdi juga menegaskan bahwa pra-apel ini akan dilaksanakan sebanyak 10 kali di beberapa lokasi, sedangkan puncak Apel yang akan dilaksanakan pada 24 April 2015 bertepatan dengan Harlah Ansor yang ke-81 akan diikuti oleh 5000 kader ansor dan Banser di alun-alun Demak.

Kapolres Demak melalui Kasat Binmas, Budi MK mengatakan, pihaknya mendukung kegiatan-kegiatan menolak ajaran ISIS. Kegiatan deklarasi ini dinilai sangat positif karena menunjukkan adanya kepedulian dari Ansor dan Banser.

NU Online

Kami menyambut baik karena mendapatkan bantuan dan dukungan untuk mengantisipasi dan mengamankan dari ancaman atau gangguan paham ISIS di Demak, katanya saat mendampingi Deklarasi Ansor dan Banser.

Di sela-sela deklarasi, ratusan kader ansor dan Banser dengan nada penuh semangat meneriakkan yel-yel Ansor Banser tolak ISIS di Bumi Indonesia, stop terorisme, stop ISIS, Aswaja akidahku dan NKRI harga mati. (A Shiddiq Sugiarto/Mahbib)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/58532/gp-ansor-demak-deklarasi-tolak-isis

NU Online

Minggu, 10 Juni 2012

Sebut Pahlawan Kafir Penghianat, Dwi Estiningsih Kader PKS Raih Gelar Ratu Hoax

NU Online - Dwi Estiningsih (38), kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang pernah mencalon diri sebagai anggota legislatif DPRD Yogyakarta 2014-2019 menjadi tokoh yang layak mendapatkan gelar ratu hoax. Pasalnya, tweetnya di akun @estiningsihdwi, sungguh menyayat hati kebhinnekaan masyarakat Indonesia.

Pada Senin (19/12/2016) lalu, ia membuat pernyataan kontroversial atas terbitnya mata uang rupiah terbaru yang dianggap luar biasa karena hanya mencantumkan 5 nama pahlawan muslim, padahal muslim di Indonesia adalah mayoritas, "luar biasa negeri yg mayoritas Islam ini. Dari ratusan pahlawan, terpilih 5 dari 11 adalah pahlawan kafir," cuit Dwi. Simak tweetnya:

Tweet SARA Dwi Estiningsih Bukan hanya itu, ia juga menyatakan kalau mayoritas pahlawan non muslim adalah penghianat, "iya sebagian kecil dari non muslim berjuang, mayoritas pengkhianat. Untung sy belajar #sejarah," tulisnya, membalas akun Firdaus Amri yang menulis, "kan pahlawan yg berjuang untuk NKRI gak cuma dari kalangan muslim, Bu".

Sebut Pahlawan Nasional Sebagai Kafir

Sebut Pahlawan Kafir Penghianat, Dwi Estiningsih Kader PKS Raih Gelar Ratu Hoax - NU Online
Sebut Pahlawan Kafir Penghianat, Dwi Estiningsih Kader PKS Raih Gelar Ratu Hoax - NU Online


Sebut Pahlawan Kafir Penghianat, Dwi Estiningsih Kader PKS Raih Gelar Ratu Hoax

NU Online

Kalau hanya mempertanyakan pemuatan tokoh muslim di uang kertas saja tidak masalah, namun jika sudah menyebut para pahlawan itu sebagai penghianat, tentu Dwi Estiningsih yang lulusan sarjana psikologi tersebut membuat blunder.

Penghianat adalah kalimat antagonis yang menjadi lawan istilah pahlawan. Tidak ada tokoh yang diberi gelar pahlawan jika rekam jejaknya terbukti berkhianat kepada negara. Sekali terbongkar, gelar pahlawan langsung dicabut.

Bukan kali ini saja Dwi Estiningsih membuat kontroversi di media sosial. Penelusuran NU Online menemukan kalau muslimah cantik bergelar master ini sudah pernah membuat heboh jagad maya sejak 2014 silam.

Dwi Estiningsih pernah menyebar selebaran berisi isu SARA tentang "larangan pegawai BUMN menggunakan jilbab". Ini terjadi tahun 2014. Pada November 2016, sebulan lalu, ia juga membuat postingan hoax tentang "lambang PKI di uang pecahan 100.000," yang langsung dibantah oleh pihak Bank Indonesia. Ini buktinya:

Kader PKS Suka Buat Hoax

Hoax lambang PKI di pecahan 100.000 Sungguh luar biasa prestasi perempuan yang gagal nyaleg ini. Maka, NU Online dengan senang hati memberikan gelar kepada Dwi Esti sebagai ratu hoax tahun ini. Selamat! [NU Online]

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/12/sebut-pahlawan-kafir-penghianat-dwi-estiningsih-kader-pks-dapat-gelar-ratu-hoax.html

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs NU Online sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik NU Online. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan NU Online dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock